BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Masalah
Peran
Perguruan Tinggi untuk menciptakan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi sangat besar pengaruhnya
terhadap kemajuan bangsa. Diantara beberapa Perguruan Tinggi ternama yang ada di Indonesia,
Universitas Negeri Gorontalo merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang
diharapkan mampu menjadi pelopor peradaban yang unggul pada masa yang akan
datang. Universitas Negeri Gorontalo khususnya Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam Jurusan Pendidikan Matematika diharapkan mampu mencetak sumber
daya manusia berkualitas yang nantinya akan menjadi ujung tombak bagi kemajuan
bangsa. Untuk itu, kualifikasi
dosen sangat diperlukan dalam menyampaikan
ilmu pengetahuan dan keterampilan agar mahasiswa memiliki kompetensi sesuai
dengan tuntutan dunia kerja yang berkembang pesat.
Kualifikasi dosen mutlak diperlukan karena metode atau
keterampilan mengajar yang diterapkan oleh dosen sangat berpengaruh pada proses
belajar mahasiswa. Hal ini di dukung oleh Soemanto (2003: 115) yang menyatakan
bahwa “metode mengajar yang dipakai oleh pendidik sangat mempengaruhi metode
belajar yang dipakai oleh peserta didik atau dengan kata lain, metode yang
dipakai oleh pendidik menimbulkan perbedaan yang berarti bagi proses belajar.” Artinya,
semakin baik cara dosen dalam mengelola kelas dengan penerapan ketampilan
mengajar secara efektif pada saat proses pembelajaran berlangsung, akan membuat
mahasiswa menjadi lebih fokus menerima materi yang diberikan. Sebaliknya jika
dosen tidak peduli dengan situasi dan kondisi dimana pembelajaran tersebut
berlangsung, maka yang timbul dibenak mahasiswa hanya kejenuhan dan ketegangan.
Perhatian tidak lagi terfokus untuk menerima materi tetapi lebih terfokus pada
waktu kapan akan berakhir proses pembelajaran ini. Dengan demikian, setiap
dosen dituntut untuk dapat menerapkan keterampilan mengajar secara efektif.
Penarapan keterampilan mengajar secara efektif dapat
diukur berdasarkan beberapa indikator seperti (a) kemampuan bertanya; (b)
kemampuan memberi penguatan; (c) kemampuan menjelaskan; (d) kemampuan
mengadakan variasi; (e) kemampuan
membuka dan menutup pelajaran; (f) kemampuan mengelola kelas; dan (g) kemampuan
membimbing diskusi kelompok kecil serta kemampuan mengajar kelompok dan
perorangan dalam setiap proses pembelajaran (Darmadi, 2009: 1). Diantara
beberapa keterampilan tersebut, peneliti mengambil fokus pada keterampilan
dalam mengelola kelas yang nantinya akan dijadikan sebagai salah satu variabel dalam
penelitian. Keterampilan mengelola kelas adalah seperangkat kegiatan untuk
mengembangkan tingkah laku peserta didik yang diinginkan, mengulang atau
meniadakan tingkah laku yang tidak diinginkan, dengan hubungan-hubungan inter
personal dan iklim sosio emosional yang positif serta mengembangkan dan
mempermudah organisasi kelas yang efektif (Darmadi, 2009: 6). Hal ini menyebabkan
pengelolaan kelas menjadi salah satu faktor penting menentukan kinerja dosen
dalam proses pembelajaran.
Sementara
itu, dalam perkembangannya kinerja dosen saat ini banyak dikeluhkan oleh
mahasiswa. Keluhan-keluhan yang muncul dari mahasiswa tersebut banyak mengarah
pada segi metode pengajaran yang diterapkan
oleh sebagian besar dosen di Jurusan Pendidikan Matematika. Berdasarkan pengamatan
penulis selama menjalani studi pada program studi Pendidikan Matematika
Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Gorontalo, sebagian besar dosen
yang memberi mata kuliah tidak lagi memperhatikan cara pengelolaan kelas dengan
baik. Sebagai akibatnya, tidak dapat tercipta susana kelas yang menyenangkan
karena dosen terlalu menjaga sekat dengan mahasiswa dan cenderung malas untuk
memberi penjelasan secara detail. Pemberian mata kuliah dengan metode diskusi
atau pemberian tugas tanpa bimbingan lebih lanjut senantiasa menjadi andalan dengan
alasan agar mahasiswa bisa mandiri tanpa harus menunggu suapan pengetahuan dari
dosen. Padahal, dengan menerapkan pengelolaan kelas yang baik bukan berarti
membuat mahasiswa bersikap pasif dalam proses pembelajaran tetapi sebaliknya
hal itu dapat memicu semangat untuk belajar dengan serius.
Pengelolaan kelas tidak terlepas dari kegiatan belajar
yang pada akhirnya berpengaruh pada hasil belajar. Hasil belajar yang
diharapkan tentunya adalah hasil belajar yang baik. Sudah menjadi fitrah
manusia bahwa setiap individu memiliki kehendak untuk mencapai hasil belajar
yang sebaik mungkin. Sementara untuk mencapai hasil belajar yang optimal tidak
lepas dari kondisi lingkungan dimana peserta didik dapat belajar dengan efektif
dan dapat mengembangkan kemampuan diri atau daya eksplorasinya sebab
berkembangnya tingkah laku peserta didik sebagai tujuan belajar hanya
dimungkinkan oleh adanya pengalaman belajar yang optimal itu (Tirtarahardja,
2008: 41).
Mencapai hasil belajar yang optimal merupakan sesuatu
yang tidak mudah bagi setiap orang. Demikian juga yang dialami oleh mahasiswa. Untuk
itu, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan oleh pendidik, salah satu
diantaranya yang akan dibahas lebih lanjut dalam penelitian ini yaitu keterampilan
mengajar yang difokuskan pada keterampilan mengelola kelas. Keterampilan
mengelola kelas yang diterapkan oleh dosen atau tenaga pendidik memiliki
peranan penting dalam menanamkan pemahaman kepada mahasiswa pada setiap proses
belajar mengajar.
Kenyataan
dilapangan menunjukkan bahwa faktor keterampilan mengajar khususnya pada segi
pengelolaan kelas, belum terasakan secara langsung oleh mahasiswa sebagai
sesuatu yang turut mendorong mahasiswa untuk meningkatkan hasil belajar,
sementara keterampilan mengajar dosen menjadi salah satu faktor yang dapat berpengaruh pula pada kemampuan mahasiswa dalam meningkatkan
hasil belajar secara optimal.
Berkaitan dengan hal-hal yang
telah dikemukakan di atas, peneliti tertarik untuk mengadakan suatu penelitian terarah
dengan judul “Hubungan antara Persepsi Mahasiswa terhadap
Keterampilan Dosen dalam Mengelola Kelas dengan Hasil Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan
Matematika.”
1.2 Identifikasi
Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, peneliti dapat
mengidentifikasi beberapa pokok masalah sebagai berikut:
1.
Dalam
menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat
pesat, dibutuhkan sumber daya manusia yang handal dan berdaya saing tinggi.
2.
Dalam
perkembangannya kinerja dosen saat ini banyak dikeluhkan oleh banyak mahasiswa.
Keluhan-keluhan banyak muncul dari segi metode pengajaran yang diterapkan oleh
sebagian besar dosen di perguruan tinggi.
3.
Penerapan keterampilan mengajar secara efektif
dapat menimbulkan perbedaan yang berarti bagi proses belajar mahasiswa.
4.
Mahasiswa membutuhkan dosen yang senantiasa
menerapkan keterampilan mengajar secara efektif sehingga dapat memusatkan
perhatian pada penerimaan materi yang diberikan.
5.
Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa
penerapan keterampilan mengajar secara efektif tidak lagi dirasakan secara
langsung oleh mahasiswa.
6.
Mahasiswa membutuhkan suasana kondusif dan
menyenangkan dalam pembelajaran untuk dapat meningkatkan hasil belajar secara
optimal.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas, maka rumusan masalah dalam
penelitian ini adalah “Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi
mahasiswa terhadap keterampilan dosen dalam mengelola kelas dengan hasil
belajar mahasiswa jurusan pendidikan matematika?”
1.4 Tujuan
Penelitian
Berdasarkan
permasalahan yang telah dikemukakan di atas, penelitian ini dilaksanakan dengan
tujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap keterampilan
dosen dalam mengelola kelas dengan hasil belajar mahasiswa jurusan pendidikan
matematika.
1.5 Manfaat
Penelitian
Secara umum penelitian ini diharapkan dapat
digunakan sebagai informasi kepada semua pihak terutama kepada para
penyelenggara pendidikan dalam mengelola proses pembelajaran khususnya di Jurusan
Pendidikan Matematika.
Secara khusus
penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan kepada:
1.
Bagi dosen, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan
wacana yang positif sehinga dapat lebih memperhatikan keterampilan mengajar terutama dalam
hal pengelolaan kelas karena dengan menerapkan keterampilan mengelola kelas
secara efektif dan efisien akan berpengaruh pada persepsi mahasiswa sehingga
dapat tercipta suasana kondusif dan menyenangkan dalam proses perkuliahan. Hal
ini akan turut memicu semangat dan motivasi mahasiswa untuk meningkatkan hasil
belajarnya secara optimal.
2.
Bagi mahasiswa, hasil penelitian ini diharapkan dapat memicu kratifitas
belajar dan lebih proaktif dalam proses pembelajaran sehingga dapat tercipta
komunikasi dan umpan balik dalam setiap proses pembelajaran di kelas.
3.
Bagi
peneliti, hasil penelitian ini diharapkan dapat
menambah khasanah pengetahuan tentang hubungan antara hasil belajar mahasiswa dengan persepsinya terhadap keterampilan dosen
dalam mengelola kelas.